Punya foto? Identifikasi jamur seketika dengan aplikasi Mushby
Buka aplikasiDeskripsi
Chaga (Inonotus obliquus) adalah jamur parasitik dari famili Hymenochaetaceae. Ini bukan jamur sejati dalam arti tradisional, melainkan sklerotium atau massa miselium steril yang tumbuh menyerupai benjolan arang hangus pada pohon inang. Chaga umumnya ditemukan tumbuh di pohon birch (Betula spp.) di daerah beriklim dingin di Belahan Bumi Utara. Secara historis digunakan dalam pengobatan tradisional di Eropa Timur dan Asia, terutama Siberia, sebagai agen pengobatan untuk berbagai kondisi kesehatan. Massa steril yang terlihat adalah bagian yang dipanen dari jamur ini, sedangkan badan buah yang fertil (yang lebih jarang terlihat) tumbuh di bawah kulit pohon yang mati.
Cara mengidentifikasi
- Tudung
- Tidak memiliki tudung atau 'cap' seperti jamur topi tradisional. Struktur yang dipanen adalah sklerotium.
- Insang
- Tidak memiliki insang. Chaga adalah jamur Pori (Polypore) tetapi struktur yang dipanen adalah sklerotium steril. Badan buah fertilnya berbentuk resupinat dan memiliki pori-pori mikroskopis.
- Batang
- Tidak memiliki batang atau 'stem'.
- Daging
- Daging (bagian dalam sklerotium) Chaga berwarna coklat karat hingga kuning-coklat, dengan tekstur yang lebih lunak dan agak seperti gabus dibandingkan kulit luarnya yang keras. Ini seringkali menunjukkan urat-urat putih atau kekuningan yang terdiri dari hifa jamur. Teksturnya bisa sangat padat dan berserat.
- Tubuh buah
- Chaga bukanlah badan buah sejati dalam pengertian mikologi klasik saat dipanen. Struktur yang biasa dikenal sebagai 'chaga' adalah sklerotium steril, massa miselium keras dan hitam yang tumbuh dari batang pohon inang yang terluka. Badan buah fertil sejati (yang berbentuk resupinat, menyebar di bawah kulit pohon mati) sangat jarang terlihat dan berbeda secara morfologis. Sklerotium Chaga berbentuk bulat tidak teratur, seringkali dengan permukaan yang bergelombang dan retak-retak dalam, menyerupai arang yang hangus atau bongkahan tanah yang membeku. Ukurannya bervariasi dari beberapa sentimeter hingga lebih dari 30 cm (12 inci) dan dapat memiliki berat lebih dari 1 kg. Bagian luarnya bertekstur kasar, sangat keras, berwarna hitam legam hingga coklat tua. Bagian dalamnya memiliki warna coklat karat hingga kuning-coklat, dengan tekstur yang lebih lunak dan seperti gabus, seringkali dengan urat-urat putih atau kekuningan. Secara mikroskopis, bagian dalam terdiri dari hifa padat.
- Habitat
- Chaga adalah jamur parasitik dan saprofitik yang terutama tumbuh pada pohon birch hidup (Betula spp.), meskipun kadang-kadang dapat ditemukan pada pohon lain seperti alder, beech, oak, atau maple, namun kehadirannya pada pohon non-birch sangat jarang dan kualitasnya mungkin berbeda. Ia berkembang biak di daerah beriklim dingin, seperti hutan boreal Amerika Utara (terutama Kanada dan Alaska), Eropa Timur (terutama Rusia dan negara-negara Baltik), dan Asia (terutama Siberia, Korea, dan Jepang bagian utara). Biasanya terlihat tumbuh pada batang pohon yang sudah cukup tua dan seringkali terluka, di mana miselium jamur memasuki kulit pohon.
Fakta kunci
- Permukaan tudung: Tidak memiliki tudung; permukaan sklerotium luar kasar, hitam legam, retak-retak dalam.
- Bentuk pertumbuhan: Benjolan keras, sklerotium parasitik pada pohon inang yang hidup.
- Cetakan spora: Badan buah fertil (jarang): putih hingga kuning-kecoklatan.
- Warna tubuh: Luar: Hitam legam hingga coklat hangus. Dalam: Coklat karat hingga kuning-coklat, dengan urat lebih terang.
- Bau: Sedikit aroma seperti tanah atau vanila-kayu.
- Perubahan warna saat dipotong: Tidak terlalu relevan karena bukan jamur berdaging; warna internal stabil.
- Tinggi: Bervariasi, dari beberapa sentimeter hingga lebih dari 30 cm (12 inci) tingginya dari batang pohon.
- Diameter tudung: Tidak memiliki tudung. Diameter sklerotium dapat mencapai 30 cm atau lebih dalam lebar.
- Cara memperoleh nutrisi: Parasitik, menyerap nutrisi dari pohon inang (terutama birch).
Aman
AmanInonotus obliquus (Chaga) tidak dianggap beracun. Namun, ada beberapa pertimbangan keamanan dan potensi efek samping.
Pemeriksaan cepat
- Bau: Aroma lembut, seperti tanah, sedikit vanila
- Berbuah: Bentuk sklerotium tidak beraturan, hitam hangus di luar, coklat karat di dalam
- Substrat: Kayu pohon birch hidup (juga bisa di pohon lain, tapi jarang dan kurang berkualitas)
Tempat ditemukan
Hutan Birch Utara
Chaga paling umum ditemukan di hutan birch di daerah beriklim dingin, termasuk Kanada, Alaska, Rusia, Eropa Utara, dan Korea. Cari di batang pohon birch yang sudah dewasa.
Cabang Pohon Mati atau Sakit
Meskipun Chaga 'hidup' pada pohon inang, ia sering masuk melaluiarea pohon yang terluka. Karena Chaga pada dasarnya adalah parasit, maka ia berkembang lebih baik pada pohon yang sudah lebih tua atau menunjukkan beberapa tanda stres. Benjolan Chaga sering terlihat pada batang atau cabang yang sudah mati atau sekarat.
Tips menemukan
Identifikasi Pohon Inang
Pastikan Anda mencari di pohon birch (Betula spp.). Chaga paling sering dan paling efektif tumbuh di pohon birch. Pohon birch memiliki kulit kayu yang khas, seringkali 'mengelupas' dan berwarna putih keperakan atau coklat kemerahan.
Cari Bentuk Tidak Beraturan
Carilah benjolan hitam yang tidak beraturan, menyerupai arang yang hangus atau gumpalan tanah yang menonjol dari batang pohon. Ini bisa berukuran kecil hingga sangat besar. Perhatikan perbedaan dengan kulit pohon di sekitarnya.
Periksa Bagian Dalam
Jika memungkinkan, sayat sedikit bagian luar. Bagian dalam harus berwarna coklat karat hingga kuning-coklat, bukan hitam pekat seperti bagian luar. Ini membantu membedakannya dari pertumbuhan jamur lain atau cangkokan biasa.
Arah Pertumbuhan
Chaga umumnya tumbuh keluar dari batang pohon. Jangan bingung dengan jamur shelf lainnya yang pipih atau berbentuk kipas.
Perhatikan Letak
Chaga dapat muncul di mana saja di batang pohon, dari dekat tanah hingga tinggi di dahan.
Spesies serupa
Formes non-spécifiques de cendre
Jamur Inonotus non-spesifik
Juga dikenal sebagai: Inonotus spp.
Conk Kanker Kayu
Jamur Inonotus dryadeus
Juga dikenal sebagai: Inonotus dryadeus
Canker Hitam Birch
Jamur Phellinus igniarius
Juga dikenal sebagai: Phellinus igniarius
Conk Birch
Jamur Fomitopsis betulina
Juga dikenal sebagai: Fomitopsis betulina
Klasifikasi ilmiah
- Filum
- Basidiomycota
- Kelas
- Agaricomycetes
- Ordo
- Hymenochaetales
- Famili
- Hymenochaetaceae
- Genus
- Inonotus
Informasi penyimpanan
- Suhu maksimum: Tidak disarankan untuk penyimpanan jangka panjang pada suhu kamar lebih dari beberapa hari kecuali sudah benar-benar kering.
- Durasi pembekuan: Disarankan untuk memotong Chaga menjadi potongan kecil (2-3 cm) atau menggilingnya, lalu menyimpannya dalam wadah kedap udara di dalam freezer hingga 2 tahun.
- Suhu minimum: Setelah dikeringkan, Chaga dapat disimpan di tempat sejuk dan gelap pada suhu sekitar 15-20°C (59-68°F).
- Pendinginan: Chaga mentah atau segar tidak disarankan disimpan di lemari es untuk waktu yang lama karena cenderung berjamur. Direkomendasikan untuk dikeringkan atau diproses segera.
Cara membersihkan
Setelah dipanen, Chaga harus dibersihkan dari serpihan kulit kayu, lumut, atau kotoran. Dapat dibersihkan dengan sikat kering atau kain bersih. Jangan dicuci dengan air karena akan meningkatkan kadar air dan mempersulit pengeringan.
Jelajahi Chaga
Identifikasi jamur di mana saja
Gratis di iOS, Android, dan Web. Identifikasi foto, database lengkap, dan koleksi pribadi Anda.
